5 Kisah Teroris Paling Bodoh dan Konyol

Teroris adalah mereka yang suka menebar teror. Tidak peduli dengan alasan apapun, baik agama, politik, ekonomi dan lain-lain. Asalkan mereka berniat menyakiti orang lain secara membabi buta, mereka disebut teroris.
Hidup terkadang memang tidak adil. Orang-orang jahat yang suka menebar teror seringkali tertawa paling akhir. Seakan mentertawakan ketidakadilan yang menimpa para korban, para teroris seringkali sukses besar dengan aksinya. Tetapi terkadang pada suatu saat, takdir tersenyum kepada kita dan memberikan pelajaran yang tidak akan dilupakan oleh para teroris. Sebuah keadilan yang layak mereka dapatkan. Berikut daftar 5 teroris yang gagal menjalankan aksinya karena kebodohan mereka versi mbakbro.com :

1. The Underpants Bomber

The Underpants Bomber
The Underpants Bomber
Kisah tentang the underpants bomber merujuk pada Umar Farouk Abdulmutallab, seorang remaja Nigeria calon teroris yang berencana meledakkan pesawat di bandara udara Detroit pada Desember 2009. Ketika pesawat hendak mendarat, remaja ini berusaha meledakkan bom bunuh diri yang disimpan di dalam celana dalamnya.
Untung saja maksud buruknya gagal karena bom tersebut tidak meledak. Hanya saja korsleting yang terjadi menyebabkan kebakaran di dalam celana dalamnya. Umar segera ditangkap dan mendapat perawatan medis. Setelah pihak FBI menyelidiki kasus ini, baru diketahui rupanya remaja ini telah beberapa kali ditolak saat berusaha bergabung dengan Al-Qaeda. Melihat kebodohannya tentu saja organisasi teroris kenamaan ini tidak mau merekrutnya. (sumber)

2. Bom mobil yang tidak mau meledak

David Robert McMenemy
David Robert McMenemy
David Robert McMenemy adalah seorang idealis anti aborsi yang berasal dari kota Davenport. Di saat dia merasa suaranya sudah tidak lagi didengarkan, maka David mengambil keputusan bulat, dia akan meledakkan diri bersama klinik aborsi yang dibencinya. Pada tanggal 11 September 2006, Pria berusia 45 tahun ini kemudian mengisi mobilnya dengan bahan peledak dan mulai mengelilingi kota mencari klinik sasaran.
Hingga akhirnya dia menemukan Edgerton Women’s Health Center yang diduganya adalah sebuah klinik aborsi. Dengan bergegas David memacu mobilnya dan menabrakkan diri ke dalam lobby. Tetapi mobilnya tidak meledak. Hanya berasap. David pun keluar dari mobil dan menuangkan bensin lalu membakarnya. Sekali lagi mobil tersebut tidak mau meledak. Hingga polisi datang, rencananya yang semula hendak meledakkan bom di dalam mobil gagal total. Parahnya lagi adalah, klinik yang diserangnya tersebut ternyata sama sekali bukan klinik aborsi. (sumber)

3. Teroris yang datang terlambat

salah satu aksi EDL
salah satu aksi EDL
The English Defense League (EDL) adalah kelompok sayap kanan radikal yang beroperasi di Inggris. Rekam jejak yang dimiliki kelompok ini bukan main-main. Mereka tercatat seringkali mengobarkan kerusuhan dan huru-hara rasial. Asalkan mempunyai warna kulit yang berbeda dari mereka pasti dianggap sebagai musuh. Kelompok ini juga seringkali mengadakan demonstrasi yang tidak jarang berakhir ricuh.
Rupanya kegiatan mereka membuat kelompok radikal lain menjadi gerah. Enam orang diantara mereka merencanakan untuk melakukan pengeboman pada salah satu demonstrasi EDL. Tetapi rupanya mereka datang terlambat, demonstrasi EDL baru saja usai. Hanya polisi saja yang tersisa di tempat itu. Dan ketika polisi menghentikan mobil mereka untuk memeriksa surat-surat kendaraan, mereka tidak bisa menunjukkannya sehingga akhirnya mereka ditangkap karena di dalam mobil ditemukan senjata api dan bom. (sumber)

4. Penculikan yang gagal

Shergar bersama Aga Khan dan poster filmnya
Shergar bersama Aga Khan dan poster filmnya
Pada bulan Februari 1983, kelompok teroris Irlandia yang lebih dikenal dengan sebutan IRA berencana melakukan penculikan sensasional. Target mereka adalah kuda pacu lengendaris bernama Shergar, milik jutawan Aga Khan yang harganya diperkirakan puluhan juta dollar. Kelompok ini sudah membayangkan hasil yang besar jika penculikan kuda ini berjalan lancar. Tetapi rupanya Aga Khan tidak mau mendanai teroris sehingga meskipun mereka berhasil menculik Shergar, tidak sepeser pun uang yang didapat.
Selain gagal mendapatkan uang tebusan, kelompok IRA malah harus kehilangan beberapa anggota karena tertangkap polisi. Rupanya tidak mudah menyembunyikan kuda pacu yang berbadan besar di tengah pemukiman penduduk. Sayangnya dalam upaya penyergapan, Shergar sang kuda pacu ikut menjadi korban. Peristiwa ini diabadikan dalam film 'Shergar' yang dibintangi oleh Mickey Rourke. (sumber)

5. Teroris yang meledak dini karena SMS spam

perayaan tahun baru di lapangan merah
perayaan tahun baru di lapangan merah
Bulan Desember 2010, sebuah organisasi teroris di Rusia tengah mempersiapkan diri untuk menjalankan aksi. Tiga orang wanita dipersiapkan sebagai pelaku bom bunuh diri pada pesta perayaan tahun baru di Lapangan Merah. Andai saja rencana ini berjalan mulus, tentu ribuan orang akan menjadi korban. Hanya saja, sesuatu tidak berjalan seperti yang direncanakan.
Para teroris ini mempersiapkan bom dalam rompi dan dilengkapi dengan detonator SMS. Hal ini dilakukan untuk berjaga-jaga jika sang pelaku bunuh diri gagal meledakkan diri karena suatu sebab. Rupanya mereka tidak sadar apabila menjelang tahun baru banyak operator seluler yang mengirim SMS spam. Dan itulah yang terjadi. Di saat mereka tengah mempersiapkan diri, salah satu pelaku meledak karena SMS tersebut. Meskipun pelaku lain berhasil selamat, tetapi mereka dengan mudah segera ditangkap oleh polisi. (sumber)

Baca juga :


Silahkan mengcopy isi artikel di blog ini tetapi harus disertakan link sumber (aktif). Apabila Admin menemukan konten yang tidak menyertakan link sumber (aktif), Admin akan mengirimkan DMCA Complaint ke pihak Google.
Anda tentu tidak mau website atau blog Anda kena deindex bukan?

0 Response to "5 Kisah Teroris Paling Bodoh dan Konyol"

Post a Comment

Hargai pendapat orang lain agar orang mau menghargai pendapat Anda. Komentar spam, irrelevant link dan junk otomatis dihapus.