loading...

Daftar 5 Miskonsepsi Dunia Barat Terhadap Islam

Dalam pikiran orang barat, ajaran agama Islam hanyalah terdiri dari tiga hal, yaitu fanatisme, kekerasan dan poligami. Pandangan itu semakin buruk setelah peristiwa 9/11 pada tahun 2001. Di negara-negara barat, apabila ada non muslim melakukan kekerasan kepada kelompok lain maka akan disebut sebagai ‘hate crime’, tetapi apabila pelakunya adalah muslim akan disebut sebagai ‘act of terrorism’.
Terlepas dari propaganda dunia barat untuk menjatuhkan Islam, hal ini bukanlah sepenuhnya salah mereka karena memang nyatanya ada beberapa kelompok yang menggunakan agama Islam sebagai strategi untuk mencari pengikut dan mendapat keuntungan politis padahal tindakan mereka nyata-nyata bertentangan dengan ajaran Islam yang sebenarnya.
Sebagai bahan renungan agar salah paham terhadap Islam ini tidak berkepanjangan sehingga tercapai harmonisasi dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat, berikut mbakbro sampaikan daftar 5 miskonsepsi dunia barat terhadap Islam versi mbakbro.com :

1. Muslim adalah Arab

Arab beragama Kristen
warga Arab beragama Kristen
Di dunia barat, gambaran seorang muslim adalah berkulit gelap, berjanggut panjang dan memakai turban. Gambaran ini memang tepat, tapi hanya mewakili sekitar 15% dari total pemeluk agama Islam yang berasal dari kawasan Arab. Sementara 69% pemeluk Islam berasal dari Asia Timur dan Tenggara serta 27% berasal dari benua Afrika.
Salah kaprah yang lain adalah bahwa semua Arab adalah muslim. Memang benar mayoritas Arab adalah muslim, tapi hanya sekitar 75% sementara 25% lainnya penganut agama lain, termasuk Nasrani dan Yahudi. Orang Arab baik itu muslim, kristen, atau yahudi, semua menggunakan kata Allah untuk menyebut Tuhan. Karena dalam bahasa Arab, kata Allah artinya adalah Tuhan. (sumber)

2. Muslim dan Yesus

muslim dan Yesus
muslim dan Yesus
Banyak diantara orang-orang barat tidak mengetahui fakta bahwa terdapat banyak persamaan referensi sejarah antara agama Nasrani dan Islam. Seperti mereka juga tidak tahu bahwa Yesus atau Isa Al-Masih adalah salah satu Nabi besar dalam agama Islam.
Seseorang tidak bisa mengaku sebagai muslim tanpa mempercayai mukjizat yang dibawa oleh Nabi Isa karena hal itu disebutkan dalam banyak ayat dalam Al-Qur’an dan sering digunakan sebagai contoh kebaikan. Perbedaan mendasar antara muslim dan kristen adalah bahwa muslim tidak percaya Yesus adalah Tuhan melainkan semata-mata hanyalah seorang Nabi.

Baca juga : 8 kisah perjalanan haji paling menghebohkan dan 5 bukti nyata adanya reinkarnasi

3. Toleransi beragama

sudut kota Yerusalem
sudut kota Yerusalem
Menurut anggapan orang barat inti dari ajaran Islam adalah ‘Bunuh semua orang kafir’. Hal ini sepenuhnya adalah salah. Ajaran sesungguhnya dalam agama Islam adalah agar selalu menghormati dan menghargai kebebasan beragama seperti yang banyak disebut dalam Al-Qur’an.
Sejarah pernah mencatat contohnya ketika Khalifah Umar menguasai Yerusalem (634-644 M). Khalifah Umar melindungi semua warga Yerusalem termasuk warga yang beragama Kristen dan Yahudi serta menjamin tempat ibadah mereka tidak akan disentuh. Khalifah Umar juga mengatur agar warga kota non muslim mempunyai pengadilan sendiri sehingga tidak terikat dengan hukum Islam. Apabila Khalifah Umar ingin mengunjungi tempat-tempat yang dianggap suci oleh agama lain, dia akan selalu meminta ijin kepada tokoh agama tersebut.

4. Konsep Jihad

jihad menurut Nabi Muhammad
jihad menurut Nabi Muhammad
Menurut anggapan orang barat, jihad berarti membunuh musuh dalam sebuah perang. Arti sebenarnya kata jihad adalah perjuangan. Namun dalam Islam, jihad bisa juga diartikan sebagai berjuang di jalan Tuhan. Jihad sendiri mempunyai banyak bentuk dan yang terutama adalah jihad melawan nafsu, jihad dengan lisan, jihad dengan tindakan, dan terakhir jihad dengan pedang. Nabi Muhammad sendiri sekembali dari sebuah perang pernah mengatakan, ‘Kita baru saja kembali dari jihad kecil (perang) menuju jihad besar (jihad melawan nafsu)’.
Artinya adalah dalam Islam konsep jihad berarti bahwa perjuangan melawan hawa nafsu sendiri lebih penting daripada jihad dengan jalan berperang. Salah kaprah yang lain adalah seseorang akan mati syahid hanya apabila mati dalam perang. Dalam ajaran Islam jika seseorang mati ketika menjalankan perintah Tuhan, contohnya ketika seorang ayah yang berangkat kerja meninggal di jalan akan disebut mati syahid.

5. Muslim bertindak biadab ketika perang

patung Sultan Salahuddin al-Ayyubi
patung Sultan Salahuddin al-Ayyubi
Anggapan orang barat bahwa muslim bertindak biadab ketika perang adalah salah besar. Ketika berperang, ada sepuluh peraturan yang wajib ditaati semua pasukan Islam, diantaranya adalah: 1) tidak boleh berbuat khianat, 2) tidak boleh keluar dari jalan yang benar, 3) tidak boleh memutilasi, 4) tidak boleh membunuh anak-anak, 5) tidak boleh membunuh wanita, 6) tidak boleh membunuh orang yang sudah tua, 7) tidak boleh menebang atau membakar pohon, 8) tidak boleh menghancurkan bangunan, 9) tidak boleh membunuh ternak kecuali untuk dimakan, dan 10) tidak boleh mengganggu musuh yang sedang beribadah.
Ketika perang salib, Sultan Salahuddin al-Ayyubi atau yang biasa disebut Sultan Saladin yang mengalahkan bala tentara musuh, memperlakukan tawanan perang dengan baik dan ketika Raja Richard sakit, Sultan Saladin mengirimkan tabib beserta buah-buahan dan kuda sebagai hadiah.

Silahkan mengcopy isi artikel di blog ini tetapi harus disertakan link sumber (aktif). Apabila Admin menemukan konten yang tidak menyertakan link sumber (aktif), Admin akan mengirimkan DMCA Complaint ke pihak Google.
Anda tentu tidak mau website atau blog Anda kena deindex bukan?

1 Response to "Daftar 5 Miskonsepsi Dunia Barat Terhadap Islam"

Hargai pendapat orang lain agar orang mau menghargai pendapat Anda. Komentar spam, irrelevant link dan junk otomatis dihapus.