loading...

Daftar 5 Fakta Unik Dibalik Serial Mahabharata

Mahabharata adalah satu diantara dua epik mitologi India kuno yang ditulis dalam bahasa Sansekerta selain Ramayana. Mahabharata hingga kini dikenal sebagai karya sastra mitologi berbentuk puisi terpanjang di dunia, jauh lebih panjang dibanding karya-karya Shakespeare, Homer, dan mitologi Yunani.
Serial Mahabharata sendiri baru saja tamat ditayangkan di ANTV. Walaupun dulu juga pernah ditayangkan di Indonesia, namun karena memang ceritanya yang sangat bagus sehingga minat masyarakat masih sangat besar. Meskipun banyak yang sudah hafal cerita Mahabharata, akan tetapi saya yakin masih banyak hal-hal unik yang luput dari perhatian pemirsa. Contohnya adalah bahwa akhirnya Krishna masuk neraka. Anda tidak tahu bukan? Berikut daftar 5 fakta unik dibalik serial Mahabharata :

1. Jumlah Kurawa bukanlah 100 melainkan 102 orang

Pertempuran Pandawa-Kurawa di Padang Kurusetra
Pertempuran Pandawa-Kurawa di Padang Kurusetra
Anggapan banyak orang bahwa Kurawa terdiri dari 100 orang ternyata adalah salah. Raja Destarasta mempunyai 101 anak dari Gandhari, terdiri dari 100 orang anak laki-laki dan seorang anak perempuan, sedangkan seorang anak lainnya lahir dari Sughada, pelayan dari Gandhari. Kalau Anda ingat di awal-awal episode Mahabharata yang ditayangkan di ANTV, pada saat raja Destarasta marah-marah karena Gandhari tidak kunjung memberinya keturunan, dia menghukum Gandhari dengan cara meminta pelayannya untuk tidur dengannya. Dari sinilah lahir seorang anak laki-laki bernama Yuyutsu, yang lahir hampir bersamaan dengan Duryudhana.
Pada saat perang Bharatayudha, Yuyutsu sendiri dipersilahkan memilih pihak mana yang akan dia bela. Karena budi pekertinya yang luhur akhirnya Yuyutsu memilih untuk memihak Pandawa dan bertindak sebagai informan. Ketika perang Bharatayudha berakhir, Yuyutsu diberi mandat oleh Yudhistira untuk memerintah Indraprasta.

2. Versi Jain Dharma, Krishna akhirnya masuk neraka

Simbol Agama Jain Dharma
Simbol Agama Jain Dharma
Cerita Mahabharata telah disadur dalam beberapa versi. Selain versi Jawa, versi Persia, dan versi Inggris, juga terdapat versi Jain Dharma. Jain Dharma adalah salah satu agama kuno di India yang mengajarkan tentang ahimsa (anti kekerasan), dimana agama ini di India sekarang sudah tergerus keberadaannya oleh kedatangan agama-agama yang lebih baru, seperti Hindu, Budha, dan Islam. Penganut Jain Dharma yang sangat terkenal adalah Mahatma Gandhi.
Dalam versi Jain Dharma, diceritakan bahwa diantara ketiga tokoh dari Yadawa, yaitu Balarama, Krishna, dan Jarasandha, hanya Balarama yang akhirnya langsung masuk nirwana karena perbuatan baiknya. Jarasandha harus masuk neraka karena kejahatannya, sedangkan Krishna harus masuk neraka dulu sebelum akhirnya diangkat ke nirwana karena kecurangannya membantu Pandawa dalam perang Bharatayudha.

Baca juga : 5 Fakta Unik Dibalik Serial Jodha Akbar dan 5 Aktor Dengan Pendalaman Peran Paling Hebat

3. Raja Destarasta, Gandhari, dan Kunti meninggal dalam kebakaran

Kunti membimbing Destarasta dan Gandhari menuju pertapaan
Kunti membimbing Destarasta dan Gandhari menuju pertapaan
Mahabharata tersusun dari 18 bab (parva) inti ditambah 1 bab penutup yang terbagi lagi menjadi 100 sub bab, dimulai dari Adi Parva (buku permulaan) dan diakhiri dengan Harivamsa Parva (buku silsilah keluarga). Cerita mengenai kematian raja Destarasta, Gandhari, dan Kunti terdapat pada bab ke-15 Ashramavasika Parva (buku pertapa).
Di bab ini diceritakan tentang kehidupan ketiganya sebagai pertapa di Himalaya hingga kematian mereka akibat kebakaran hutan. Bersama mereka turut meninggal pula adik tiri Destarasta, mantan perdana menteri Widura. Sedangkan Sanjaya, sesuai pesan Destarasta naik ke bagian atas Himalaya dan hidup sendirian sebagai pertapa di sana.

4. Di antara kelima Pandawa, hanya Yudhistira yang masuk nirwana

Yudhistira menuju nirwana
Yudhistira menuju nirwana
Setelah menyerahkan tampuk kekuasaan kepada Parikesit (cucu Arjuna, putra dari Abimanyu), kelima Pandawa memutuskan untuk bertapa ke Himalaya. Hal ini diceritakan pada bab ke-17 Mahaprasthanika Parva (buku perjalanan agung). Dalam perjalanan ke Himalaya ini para Pandawa bersama Drupadi dan seekor anjing liar, bertujuan untuk mencapai nirwana dan melepaskan diri dari kehidupan dunia, dimana mereka bersama-sama menghadapi ujian yang hebat, baik fisik maupun spiritual.
Drupadi gagal karena tidak bisa melupakan cintanya kepada Arjuna. Nakula dan Sadewa gagal karena terlalu membanggakan ketampanan wajahnya. Bima dan Arjuna juga gagal karena terlalu bangga atas kekuatan dan keahlian memanahnya. Hanya seorang yang berhasil mencapai nirwana, seorang yang sejak muda selalu suci lahir batin, dia adalah Yudhistira. Walaupun akhirnya Drupadi dan para Pandawa lain diangkat ke nirwana, mereka harus lebih dulu mencicipi neraka atas dosa-dosa yang diperbuat. Ternyata anjing liar yang selalu mengikuti perjalanan mereka adalah jelmaan dari Dewa Yama.

 5. Mahabharata disadur dalam versi Persia atas perintah raja Jalaluddin Akbar

Raja Jalaluddin Akbar
Raja Jalaluddin Akbar
Ya, benar. Jalaluddin Akbar adalah raja dinasti Mughal, suami dari Jodha Akbar yang cerita kehidupannya juga ditayangkan di ANTV. Jalaluddin Akbar adalah seorang raja yang dikenal sangat menyukai karya sastra. Di masa kekuasaannya banyak digubah karya sastra ternama, salah satunya adalah saduran Mahabharata. Dalam versi ini ceritanya diberi judul Razmnameh, ditulis oleh Faizi dan Abdul Qadir Bada’uni antara tahun 1761-1763.

Silahkan mengcopy isi artikel di blog ini tetapi harus disertakan link sumber (aktif). Apabila Admin menemukan konten yang tidak menyertakan link sumber (aktif), Admin akan mengirimkan DMCA Complaint ke pihak Google.
Anda tentu tidak mau website atau blog Anda kena deindex bukan?

0 Response to "Daftar 5 Fakta Unik Dibalik Serial Mahabharata"

Post a Comment

Hargai pendapat orang lain agar orang mau menghargai pendapat Anda. Komentar spam, irrelevant link dan junk otomatis dihapus.